Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, berkomentar pedas setelah kekalahan timnya disindir oleh Arsenal di sosial media. Kekalahan Tottenham yang disindir Arsenal terjadi pada pekan ke 32 Liga Inggris, Jumat (3/7/2020). Tottenham pada pekan ke 33 kalah 1 3 saat bertandang ke markas Sheffield United, Stadion Bramall Lane.

Tidak lama setelah laga itu, Arsenal langsung menyindir Tottenham yang merupakan rival sekotanya. Arsenal menyindir dengan mengunggah video cuplikan kemenangan 2 1 atas Sheffield United di Stadion Bramall Lane pada laga perempat final Piala FA. Kemenangan itu didapat Arsenal lima hari sebelum Tottenham kalah dari Sheffield United.

Video cuplikan kemenangan itu diunggah Arsenal di akun resmi Facebook dan Twitter klub dengan keterangan: "Memang tidak mudah mengalahkan Sheffield United di Stadion Bramall Lane. Ini (video) menjadi pengingat bagaimana hal itu bisa dilakukan," Ketika ditanya mengenai sindiran itu, Mourinho menilai Arsenal justru mempermalukan diri sendiri. Sebab, Arsenal musim ini juga terseok dan tidak lebih baik dari Tottenham di klasemen Liga Inggris.

"Jika Arsenal berada di puncak klasemen atau sedang bersaing di empat besar, mereka tidak akan menikmati masalah dari tim lain," kata Mourinho yang dikutip dari situs Daily Mail, Senin (6/7/2020). "Anda akan menikmati masalah orang lain ketika diri Anda sendiri juga bermasalah. Itu tanggapan saya," ujar Mourinho. "Arsenal tidak memiliki sesuatu untuk dirayakan saat ini. Jadi, mereka mengambil kesempatan ketika tim lain kalah," tutur Mourinho menambahkan.

Lebih lanjut, Mourinho menilai sindiran itu tidak mengubah atau mengurangi rasa hormatnya terhadap Arsenal. Mourinho juga tidak tertarik dengan persaingan antara Arsenal dan Tottenham menjadi tim London Utara terbaik. "Unggahan di sosial media tidak bisa digunakan untuk menilai sebuah klub. Saya tidak percaya Mikel Arteta (pelatih Arsenal) yang meminta mengunggah video itu," ujar Mourinho.

"Video itu mungkin diunggah oleh seseorang yang sudah bosan bekerja di rumah selama tiga bulan. Saya tidak ada masalah dengan itu," ucap Mourinho. "Sejujurnya, saya tidak tertarik membawa Tottenham menjadi tim terbaik di London utara. Kami punya ambisi lebih dari itu," tutur Mourinho menambahkan. Arsenal dan Tottenham saat ini sedang bersaing di klasemen Liga Inggris untuk meraih satu tiket tampil ke Liga Champions atau Liga Europa musim depan.

Arsenal kini menempati peringkat tujuh dengan koleksi 49 poin dari 33 pertandingan. Arsenal untuk sementara tertinggal delapan angka dari Chelsea di urutan empat atau batas akhir zona Liga Champions. Adapun Tottenham yang baru bermain 32 kali kini menempati peringkat 10 dengan koleksi 45 poin. Tottenham akan melakoni laga pekan ke 33 melawan Everton, Senin (6/7/2020) atau Selasa dini hari WIB.

Kemenangan atas Everton akan membuat Tottenham naik ke peringkat delapan dan memangkas jarak dengan Arsenal menjadi hanya satu poin. Persaingan Arsenal dan Tottenham semakin menarik karena keduanya akan bertemu pada laga pekan ke 35 Liga Inggris, Minggu (12/7/2020).

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *