Ibu editor Metro TV yang meninggal dunia, Turinah, mengungkapkan sosok perempuan lain berinisial L di antara hubungan Yodi Prabowodan Suci Fitri Rohmah. Ketika ditemui, Turinah menceritakan sang anak sempat cuti selama empat hari. Dilansir , masa cuti Yodi yakni mulai Jumat (3/7/2020) sampai Senin (6/7/2020).

Kemudian pada Selasa (7/7/2020) Yodi menyebutkan sudah masuk kerja di shift sore. Hal tersebut diakui membuat Turinah bingung karena dipikirnya sang anak masih mengambil cuti. Diketahui Yodi terakhir terlihat di kantor Metro TV pada Selasa (7/7/2020) antara pukul 15.00 WIB hingga 22.27 WIB.

Sementara itu Suci terakhir menghubungi Yodi pada pukul 22.00 WIB. Hingga akhirnya ponsel Yodi tak bisa dihubungi dan ditemukan meninggal dunia, Jumat (10/7/2020). Selama empat hari cuti, Turinah menjelaskan Yodi sempat bertemu dengan Suci, sang kekasih yang sudah dipacari selama tujuh tahun.

Tak hanya berdua, kala itu Yodi dan Suci juga bersama seorang perempuan berinisial L. Perempuan berinisial L itu disebut sebagai orang ketiga dalam hubungan antara Yodi dengan Suci. Kepada Turinah, Yodi sempat menceritakan momen pertemuan ketiganya.

Ternyata Suci yang mengajak Yodi dan L untuk bertemu. Dalam pertemuan tersebut, Yodi ingin memperkenalkan Suci sebagai kekasihnya kepada L. Turinah menerangkan, saat itu Yodi diharuskan memilih antara Suci atau L.

Kemudian Yodi memutuskan untuk memilih Suci karena sudah berpacaran cukup lama. Ketika Yodi telah menentukan pilihannya, L disebutkan tertunduk. “Saya tanya itu yang ajak ketemuan siapa? 'Aku Bu', kata si Suci," terang Turinah diberitakan .

"Terus yang diomongin apa? 'Itu Bu ngenalin ke L kalau ini saya (Suci) pacarnya'." "Akhirnya ditanya pilih salah satu, kamu pilih siapa? Nah si Yodi pilihnya Suci karena sudah dipacarin lama kan,” tambahnya. Meski demikian, Turinah mengaku tak mengenak sosok L itu.

Namun, Turinah mengetahui beberapa fakta terkait perempuan tersebut. Turinah menuturkan, L sempat memberikan kado ulang tahun untuk adik kembar Yodi. Kado itu diberikan melalui Yodi, tidak diberikan secara langsung oleh L.

Saat mengetahui sosok itu, Turinah mengira L telah menikah. “Memang sih waktu adiknya (Yodi) ulang tahun, L kasih kado, adiknya kan kembar," jelas Turinah. "Dek ini kado dari teman aku (kata Yodi). Dari siapa? Mbak L."

"Saya kira L sudah berkeluarga karena panggilnya Mbak, ternyata katanya dekat sama si L,” imbuhnya. Turinah membenarkan L berambisi untuk mendapatkan Yodi. Melakukan berbagai cara untuk mendapatkan perhatian anak laki laki Turinah.

Turinah menyampaikan, L memang mengejar ngejar Yodi. Bahkan L rela mengakhiri hubungannya dengan sang kekasih untuk mendapatkan Yodi. “Gue harus dapetin Yodi, gue harus dapetin Yodi, katanya begitu. Pacarnya (L) sampai diputusin,” ungkap Turinah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan Suci akan dipanggil kembali. Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kompas TV, Selasa (21/7/2020). Pihak kepolisian berencana memanggil kembali Suci untuk dimintai keterangan tambahan soal kematian Yodi.

Informasi itu dibenarkan oleh Kombes Pol Yusri saat ditemui. Ia menuturkan penyidik hingga saat ini masih melakukan pendalaman terkait kasus kematian Yodi. Penyidik telah mendapatkan keterangan dari hasil pemeriksaan terhadap 30 saksi yang sudah dipanggil.

Untuk pemanggilan Suci, Kombes Pol Yusri menjelaskan untuk menjalani pemeriksaan tambahan. Meski demikian, pemanggilan kembali bukan berarti Suci tidak kooperatif dalam mengungkap dalam kematian Yodi. Namun, memang benar benar penyidik membutuhkan keterangan tambahan dari Suci.

Sehingga Kombes Pol Yusri mengatakan pihaknya tidak pernah mengatakan kekasih Yodi tidak kooperatif. Terkait rencana pemanggilan tersebut, Suci berarti akan menjalani pemeriksaan yang ketiga kali. "Sudah kita lakukan pemeriksaan maka akan kita panggil lagi untuk pemeriksaan tambahan," terang Kombes Pol Yusri.

"Tidak ada kata tidak kooperatif di sini, pemeriksaan 'kan kalau masih kurang kita boleh tambahan. Kita tidak pernah katakan pacarnya tidak kooperatif, tidak, bukan itu." "Tetapi kalo memang dianggap masih kurang oleh penyidik akan dipanggil ulang untuk dilakukan pemeriksaan tambahan," imbuhnya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *