Bupati Tabanan Bali sekaligus Pembina Yayasan Ekalawya, Ni Putu Eka Wiryastuti membagikan ribuan sembako, masker dan hand sanitizer gratis kepada masyarakat miskin baru imbas dari PHK perusahaan karena wabah corona. Sembako dan peralatan masker dan hand sanitizer dibagikan kepada supir angkot, pedagang kaki lima, pelaku pariwisata dan sebagainya di Kabupaten Tabanan, Bali pada Minggu (26/04). Eka Wiryastuti berkomitmen untuk mencegah penyebaran Covid 19.

“Terus meningkatnya korban yang terpapar Covid 19 di Bali membuat saya gelisah dan khawatir. Saya mewakili Yayasan Ekalawya akan melakukan apa saja demi menghentikan pandemi covid di Bali khususnya Tabanan. Aksi sosial donasi masker dan hand sanitizer ini adalah salah satu bentuk nyata komitmen kami melawan virus corona,” ungkap Eka Wiryastuti. Eka Wiryastuti pun mengajak masyarakat untuk disiplin terhadap kebersihan. "Semua pihak perlu membantu usaha pemerintah dalam mengatasi penyebaran virus Covid 19. Kalau punya uang bisa donasi, kalau punya tenaga bisa jadi relawan, kalau punya waktu luang dan kreatifitas bisa buat kampanye kebersihan. Saya rasa sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan tidak keluar rumah. Percuma ada 1 juta donasi masker kalau masyarakatnya tidak disiplin terhadap dirinya sendiri dan lingkungannya," jelas Eka Wiryastuti.

Eka Wiryastuti menambahkan bahwa Yayasan Ekalawya tidak sekedar donasi saja. “Kami tidak berhenti hanya sampai memberikan bantuan saja, kami berkewajiban untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Pada kesempatan tersebut selain membagikan masker dan hand sanitizer gratis, Yayasan Ekalawya juga mencontohkan bagaimana penggunaan masker yang benar, serta tata cara cuci tangan menggunakan handsanitazer. Masker kain itu maksimal dipakai hanya 4 jam, dan tidak boleh ada rongga dari hidup sampai dagu. Cuci tangan minimal 1 menit dan ada 6 bagian tangan yang harus dibersihkan. Banyak yang belum tau caranya jadi kami edukasi cara cuci tangan mulai dari gosok telapak tangan, punggung tangan, sela sela jari, ujung kuku masing masing gerakan 15 detik jadi total 1 menit," papar Eka Wiryastuti. Eka Wiryastuti berharap bisa meringankan beban pemerintah. “

"Masalah covid ini bukan hanya tanggungjawab pemerintah, kita sesama manusia harus saling tolong menolong untuk membantu pemerintah menghentikan penyebaran wabah ini. Saya pun berharap bisa menginspirasi orang lain untuk berbagi baik itu waktu, tenaga atau materi. Selain itu sampai hari ini pun kita masih melakukan penggalangan dana dari donatur, semoga Yayasan Ekalawya bisa memberikan bantuan lagi namun dalam jumlah yang lebih banyak agar semakin banyak pula yang terbantu," urai Eka Wiryastuti.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *