Seorang pria berinisial DH tega mencabuli dan menyetubuhi anak kandungnya sendiri di Sleman, Yogyakarta. Pelaku ditangkap pada Rabu (22/4/2020), dan sudah ditahan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Sleman. DH yang kini berstatus tersangka itu, diketahui sehari harinya bekerja sebagai sopir bus antarkota.

Dikutip dari DH melakukan pencabulan sejak anaknya masih duduk di bangku kelas tiga SD pada 2012 silam. Saat anaknya duduk di bangku kelas tiga SMP pada 2018, DH malah menyetubuhinya. Setelah melakukan aksinya, tersangka mengancam agar korban tidak menceritakan kepada orang lain.

Dikutip dari , Kanit PPA Polres Sleman, Iptu Bowo Susilo mengatakan, tersangka mengaku melakukan tindakannya akibat nafsu dengan sang anak. "Dia kan supir bus. Saat pulang langsung melampiaskan nafsu kepada anaknya," ujarnya kepada wartawan, Jumat (24/4/2020). "Pengakuan korban sudah lebih dari 10 kali," lanjut Bowo.

Masih dikutip pada laman yang sama, pengungkapan kasus tersebut bermula dari chat WhatsApp korban yang diketahui oleh tantenya. Bowo menambahkan, tersangka kerap menggerayangi tubuh korban yakni pada payudara, alat kelamin, memeluk hingga mencium pipi korban. Dikutip dari , perbuatan tersangka ini dilakukan di dalam rumah.

DH melakukan aksinya ketika istrinya tidak berada di rumah. "Dilakukannya itu di dalam kamar tersangka," ungkap Iptu Bowo Susilo. Sementara itu, tersangka DH mengaku melakukan aksinya saat istrinya kerja, karena saat itu kondisi rumah sepi.

"Kalau istri pergi kerja. (Melakukan) di kamar pernah, di ruang tamu pernah," ujar DH. Masih dikutip di laman yang sama, tersangka DH juga melakukan perbuatan cabul terhadap anak yang masih memiliki hubungan saudara dengannya. "Melakukan perbuatan cabul terhadap 3 anak lainnya pada saat anak korban main ke rumahnya sama tersangka diraba raba." "Dua masih SD, satunya sudah siswa setingkat SMA," ujar Iptu Bowo.

DH dijerat pasal 81 dan pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Selain itu, juga Pasal 294 KUHP dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *