Beredar sebuah foto Presiden Soekarno yang diklaim bersama dengan Barack Obama kecil saat masih sekolah di SD Menteng viral di media sosial.

Foto tersebut terlihat Presiden Soekarno sedang berjabat tangan anak kecil laki-laki dan perempuan. Anak laki-laki tersebut diklaim sebagai Obama kecil.

Berikut narasinya:

Saat Presiden Soekarno datang ke SD Menteng dan bersalaman dgn Barrack Obama kecil.
Tidak pernah ada orang yg menyangka klo ternyata Obama menjadi orang nomor satu di Amerika.

Memang Soekarno itu penuh kharisma

Penelurusan

Menelurusi klaim foto Presiden Soekarna bersama Barack Obama kecil. Dilansir dari detikinet berjudul “Heboh! Foto ‘Obama Cilik’ Salaman dengan Soekarno” dimuat pada 30 Juni 2017.

Saat itu media sosial di Tanah Air tengah dihebohkan dengan beredarnya foto dua anak kecil yang tengah bersalaman dengan mantan Presiden Soekarno. Banyak yang meyakini, anak kecil dalam foto tersebut adalah Obama dan saudaranya, Maya Soetoro-Ng.

Jika dilihat, tampang pria kecil dalam foto tersebut memang mirip dengan Obama waktu cilik. Dugaan tersebut kian kuat mengingat Mantan Presiden Amerika Serikat itu pernah tinggal di Indonesia saat berusia 6-10 tahun.

Sayangnya, penilaian itu tidak benar. Foto tersebut telah dikonfirmasi dan pria kecil dalam foto bukanlah Obama. Foto hitam putih itu diambil saat Lebaran 1962, sementara Obama sendiri tinggal di Indonesia pada 1967.

Dua bocah cilik dalam foto itu ternyata adalah Adi Nasution dan Ida Nasution. Keduanya adalah anak dari Mualif Nasution, sekretaris pribadi Presiden Soekarno dan panitia penyusun buku Sarinah serta di Bawah Bendera Revolusi.

Mualif turut pula terlihat dalam foto tersebut. Ia berdiri di samping Cindy Adams, wartawan asal Amerika Serikat yang mewawancari Presiden Soekarno.

Sementara itu dikutip dari hoaxes.id berjudul “Fakta Foto Viral Disangka Obama Kecil Bersama Bung Karno”. Jika dilihat anak lelaki dalam foto memang mirip dengan Obama kecil, tetapi faktanya anak tersebut bukanlah Obama. Anak yang mirip dengan Obama sebenarnya adalah Adi Nasution bersama adiknya, Ida Nasution.

Berikut isi artikelnya:

Sebuah foto viral baru-baru ini beredar yang menunjukkan dua orang anak sedang bersama Presiden RI pertama Soekarno. Foto tersebut menjadi viral karena sosok anak pria diklaim sebagai Barack Obama sewaktu masih kecil.

Jika dilihat anak lelaki dalam foto memang mirip dengan Obama kecil, tetapi faktanya anak tersebut bukanlah Obama. Anak yang mirip dengan Obama sebenarnya adalah Adi Nasution bersama adiknya, Ida Nasution.

Sekoci mencoba menghubungi Ida Nasution bertanya perihal foto tersebut. “Itu foto saya bersama kakak kembar, Adi P Nasution, Foto yang sedang viral itu diambil pada saat ‘lebaran’ tahun 1962 bertempat di ruangan depan di Istana Negara,” jelas Ida Nasution.

“Yang datang semua pegawai Istana dan rakyat umum. Itu hanya acara bersalaman, tidak ada angpau, tidak ada bingkisan, apalagi acara makan-makan,” tambahnya. “Kami tinggal di kompleks Istana Negara sejak tahun 1950 hingga tahun 1965, setelah peristiwa G30S kami pindah ke Jalan Jawa Menteng.”

Ida Nasution juga menjelaskan bahwa foto tersebut diambil saat dirinya bersama kakak kembar (Adi Nasution) berusia 9 tahun menjelang 10 tahun. “Saya lahir tahun 1953,” kata Ida Nasution.

Ida Nasution dan Adi Nasution keduanya adalah anak dari pasangan (almarhum) H. Mualiff Nasution dan Moersoekandijah. Sangat disayangkan foto tersebut menyebar hingga menjadi viral dengan keterangan yang salah.

Foto tersebut diambil pada tahun 1962, sedangkan Barack Obama saat itu masih berusia 1 tahun (lahir 4 Agustus 1961). Obama sendiri baru menginjakkan kaki di Indonesia pada tahun 1967, Pada tahun 1971 Obama kembali ke Honolulu untuk tinggal bersama orang tua ibunya, Madelyn dan Stanley Dunham.

Kesimpulan

Foto Presiden Soekarno yang diklaim bersama Barack Obama kecil adalah tidak benar. Faktanya, foto anak laki-laki yang sedang salaman dengan Soekarno adalah Adi Nasution, sedangkan anak perempuan ada Ida Nasution. Keduanya adalah anak dari pasangan H. Mualiff Nasution dan Moersoekandijah.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *