Direktur Utama Garuda Indoensia Irfan Setiaputra, mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu kejelasan aturan layanan angkutan bisnis dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). "Kami masih menahan diri untuk kembali membuka layanan, dan menunggu aturan jelas dari Kemenhub, ucap Irfan dalam rapat virtual dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (29/4/2020). Tetapi Irfan menjelaskan, apabila kembali dibuka pada 3 Mei 2020, akan ada banyak persyaratan untuk para calon penumpang mulai dari maksud terbang, kesehtan, dan tiket kembali.

"Memang ada indikasi penerbangan domestik akan dibuka kembali, untuk mengangkut penumpang pada 3 Mei 2020," kata Irfan. Lanjut Irfan, menanggapi itu Garuda telah menyiapkan beberapa penyesuaian pada penerbangan di kelas ekonomi hanya diisi sekitar 60 persen dari kapasitas, sementara Airbus dengan konfigurasi 2 4 2 hanya diisi sekitar 50 persen. "Kami juga memberlakukan protokol kesehatan, baik untuk penumpang maupun awak kabin, serta menyesuaikan berbagai fasilitas agar tidak terjadi penularan virus corona atau Covid 19 di dalam pesawat," ujar Irfan.

"Jadi kalau ada aturan mengenai petunjuk pelaksanaan dapat menerbangkan domestik lagi, kami sudah pastikan beberapa pesawat kami ready," lanjtunya. Irfan juga menyebutkan punya cara jitu untuk membedakan masyarakat yang akan mudik, atau pulang kampung. Menurutnya, industri penerbangan lebih mudah mengidentifikasi perbedaan mudik dan pulang kampung yang dilakukan penumpangnya.

"Kalau mudik, KTP (Kartu Tanda Penduduk) mereka berbeda dengan daerah tujuan, atau dia sudah punya tiket balik sebelum Lebaran," kata Irfan.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *