Inter Milan mampu memetik kemenangan berharga kala bertandang ke markas Genoa di Stadion Luigi Ferraris dalam laga pekan 36 Liga Italia, Minggu (26/7/2020) dinihari. Tim asuhan Antonio Conte tersebut mampu menyudahi perlawanan Genoa dengan skor tiga gol tanpa balas. Gol kemenangan Inter Milan dicetak oleh Romelu Lukaku (34', 90') dan Alexis Sanchez (83').

Kemenangan tersebut membuat Inter Milan berhasil menyalip Atalanta untuk menduduki posisi kedua sekaligus mendekatkan diri dengan Juventus selaku pemuncak klasemen. Saat ini, Inter Milan berhak menempati posisi kedua dengan raihan 76 poin, unggul satu poin dari Atalanta dan terpaut empat angka dari Juventus di puncak. Ketika laga baru berlangsung dua menit, wasit terpaksa menghentikan jalannya pertandingan setelah pemain tuan rumah terkapar di atas lapangan.

Domenico Criscito terlihat mengalami cedera ringan setelah bentrok dengan salah satu pemain tim tamu. Genoa yang bertindak sebagai tuan rumah mencoba melakukan penguasaan bola sekaligus mengendalikan permainan pada awal pertandingan. Valon Behrami terlihat melakukan pelanggaran kasar kepada pemain tim tamu sehingga wasit memberikan tendangan bebas kepada Inter Milan.

Setelahnya, Genoa terus mencoba melakukan serangan untuk memborbardir lini pertahanan tim tamu yang dikomandoi oleh Andrea Ranocchia. Memasuki menit kesembilan, Inter Milan mencoba menciptakan peluang lewat pergerakan lincah yang dilakukan Lautaro Martinez. Hanya saja memang peluang yang ingin diciptakan oleh pemain asal Argentina tersebut belum menemui sasaran.

Duetnya bersama Romelu Lukaku, Lautaro Martinez diharapkan bisa saling melengkapi di lini depan Nerazzurri. Lima belas laga menit berlangsung, Christian Eriksen menjadi pemain tim tamu yang cukup menonjol perannya sebagai seorang pengatur serangan. Pemain tuan rumah yakni Domenico Cristito terpaksa diganjar kartu kuning karena menjatuhkan lawannya pada menit 16.

Inter Milan mencoba menginisiasi serangannya kembali melalui sisi kanan pertahanan tim tuan rumah. Cristiano Biraghi yang menyisir daerah tersebut mencoba mengirimkan umpan silang ke tengah, hanya saja menemui sasaran umpan yang ia lepaskan. Penampilan Mattia Perin dibawah mistar gawang Genoa terlihat cukup tenang sehingga ia bisa mementahkan berbagai peluang Inter Milan.

Gol yang ditunggu tunggu oleh Inter Milan akhirnya datang juga ketika laga memasuki menit ke 34. Romelu Lukaku menjadi sosok pemain yang berhasil membuka keunggulan Inter Milan melawan Genoa. Berawal dari umpan matang yang dikirimkan oleh Cristiano Biraghi yang beroperasi pada sisi kiri.

Ia mengirimkan umpan silang manja yang berhasil dikonversikan oleh Romelu Lukaku lewat sundulan mautnya. Mattia Perin pun hanya terpana melihat bola sundulan Romelu Lukaku masuk kedalam jala gawang timnya. Gol Lukaku tersebut akhirnya menjadi pembeda laga antara Genoa melawan Inter Milan pada paruh pertama.

Babak kedua dimulai, Inter Milan mencoba bermain lebih agresif untuk bisa mendapatkan gol keduanya dalam laga ini. Permainan cepat yang dilakukan melalui lewat sisi sayap menjadi tumpuan tim tamu dalam menciptakan peluang. Keberadaan Victor Moses yang berada pada sayap kanan menjadi titik sentral awal penyerangan yang dibangun oleh Inter Milan.

Genoa selaku tuan rumah yang berharap tuah ketajaman dari Andrea Favilli masih kesulitan mengembangkan permainan. Solidnya lini pertahanan yang digalang tim tamu masih membuat jalannya laga dikuasai oleh Inter Milan. Ketika laga memasuki menit ke 70, Inter Milan mendapatkan peluang emas lewat serangan yang cukup rapi dari sisi kanan.

Pergerakan Sanchez yang cukup merepotkan, ia memberikan umpan kepada Victor Moses, lalu bola diberikan ke tengah. Namun sayang, salah seorang bek tuan rumah mampu mengubah arah bola yang sejatinya sudah berada di mulut gawang Geno. Hadirnya Sanchez membuat lini tengah maupun serang Inter Milan terlihat lebih tajam utamanya dalam urusan serangan.

Performa Mattia Perin selaku kiper tuan rumah sebenarnya juga tidak terlalu buruk pada laga ini. Ketenangan bermain dan pandai dalam membaca arah bola menjadi kualitas yang dimiliki kiper pinjaman asal Juventus tersebut. Walaupun demikian, Mattia Perin kembali dipaksa memungut bola dari jala gawangnya kedua kalinya setelah tim tamu menggandakan keunggulan.

Alexis Sanchez mampu menjadi aktor utama dibalik gol kedua yang diciptakan Inter Milan pada menit ke 82 tersebut. Berawal dari pergerakan ciamik dari Victor Moses dari sisi kanan, ia berhasil melewati bek tuan rumah lalu melepaskan umpan ke tengah. Dimana, Sanchez yang sudah berada disana berhasil mengkovnversikan peluang tersebut menjadi gol kedua bagi timnya.

Romelu Lukaku menutup laga dengan mengoleksi gol ketika ia mencetak gol kedua pada masa injury time. Hingga babak kedua berakhir, Inter Milan berhasil mempertahankan keunggulannya tersebut. Mattia Perin; Cristian Zapata, Cristian Romero, Edoardo Goldaniga, Domenico Criscito; Nicolo Rovella, Valon Behrami, Filip Jagiello, Peter Ankersen; Andrea Favili dan Andrea Pinamonti

Samir Handanovic; Milan Skriniar, Andrea Ranocchia, Diego Godin; Victor Moses, Marcelo Brozovic, Roberto Galiardini, Cristiano Biraghi, Christian Eriksen; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *