Seorang suami nekat menyimpan mayat istrinya sendiri di dalam toren air atau tangki tempat penyimpanan air. Penemuan mayat wanita bernama Kharisma ini pun sempat menggemparkan warga sekitar tempat tinggal korban. Warga pun tak menyangka jika Kharisma ditemukan sudah dalam kondisi mengenaskan.

Mayat Kharisma ditemukan sudah membusuk di dalam toren air rumahnya di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kutai Barat, Kalimantan Timur, Jumat (14/8/2020). Jasad Kharisma ternyata sudah 5 hari berada di toren air. Polisi yang tiba dilokasi pun langsung mengevakuasi jasad wanita berusia 43 tahun tersebut.

Rupanya, mayat Kharisma sengaja disimpan oleh suaminya sendiri berinisial NDH (70). Saat ini, suami korban yakni NDH pun telah diamankan polisi. Kepada polisi, NDH pun mengungkap alasanya hingga nekat menyimpan mayat sang istri di dalam toren air rumahnya.

Saat ini, rumah keluarga tersebut pun telah dipasang garis polisi. Berdasarkan pengakuan suaminya, bahwa istrinya sudah 5 hari meninggal dunia karena sakit. "Alasannya dia tidak mau jauh dari istrinya, jadi dia ( NDH) tidak mau menguburkan sang istri.

Berdasarkan informasi yang diterima Ketua RT setempat, Sakius mengatakan, Kharisma diketahui oleh warga sedang dalam kondisi sakit. Namun, suami NDH malah memilih tidak membawa sang istri ke rumah sakit. Melainkan diobati dengan obat tradisional.

Bahkan,suaminya melarang orang orang untuk menjenguk sangistri. Meskipun untuk mengetahui kondisi sakit dari Kharisma. "Kalau kondisi sakitistrinya, memang sudah diketahui warga sekitar.

Saya dapat informasi,istrinya itu sakit liver. Tapi ya itu, suaminya tidak membawanya ke rumah sakit,” ungkap Ketua RT. Menurut Sakius, warga sekitar tempat tinggal korban dilarang menjenguk Kharisma yang sedang terbaring sakit.

Bahkan, sebelum kejadian penemuanmayatdi tangki profil, pada malam hari, warga ingin melihat kondisiistrinya, tetapi NDH bersikeras menolak kedatangan warga. “Saya juga tidak ingin mengambil risiko,” ucap Ketua RT, Sakius Bahkan, sebelum kejadian pun, keluarga dariistrinya datang untuk mengunjungi rumah tersebut.

Tapi, tetap mendapat penolakan darisuaminya. Sepekan sebelum kejadian, korban Kharisma tak pernah dilihat lagi oleh warga. Padahal, biasanya warga seringkali melihat Kharisma melakukan aktivitas, seperti menjemur pakaian sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam toren air.

“Mau semingguan itu, warga tidak melihat ada aktivitas di rumah itu,” tuturnya. Karena warga sekitar merasa curiga, terkait keberadaan almarhumah yang sedang sakit. Akhirnya, kepala kampung memutuskan untuk melaporkan hal tersebut kepada aparat kepolisian, untuk memastikan kondisi rumah tersebut.

Hal itupun terbukti, bahwa ada sesosokmayatditemukan di tangki profil yang diduga disimpan sangsuami.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *