Anggraini (31), mengadu keDPRDBalikpapan dengan wajah sedih sambil menggendong anaknya yang berusia dua bulan. Wanita yang ditinggal suaminya ini meminta keadilan kepada anggota DPRD Balikpapan Kalimantan Timur dan Kepolisian. Ibu dua anak ini mengadukan bahwa putrinya berusia tiga tahun yang masih balita diduga dicabuli. petugaskebersihandi kantor Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan, KalimantanTimurSenin 2 Desember 2019.

Anggraini mengaku, anaknya diperlakukan tidak senonoh pada Jumat 30 Agustus 2019 sekitar pukul 17:30 Wita di belakang kantor Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan, KalimantanTimur. Dia menyebutkan, bahwa putrinya mengadu merasakan kesakitan dibagian vaginanya. "Sudah divisum dan diperiksa ada sobek dibagian vaginanya, empat hari kemudian petugasDP3AKB memisahkan saya dan anak saya, saya pun dilarang mendampingi anak saya sendiri ke dokter," kata Anggaraini

Anggaraini menceritakan awalnya yang berencana ingin pulang ke Pekanbaru, Riau namun ketinggalan kapal, pada saat itu dirinya sendang mengandung besar. Selama sebulan ini dirinya tinggal di Rumah AmanBalikpapan. Namun, seperti dipimpong dan tak ada kejelasan mengenai masalahnya Anggaraini mengadukan masalah ke kantor Dewan. Hingga saat ini, Anggaraini masih tinggal di Rumah Aman, memuntut keadilan mengenai kasus anaknya.

Anggaraini menuntut Pria yang diduga tersangka pencabulan anaknya ini diadilkan. Wanita dari muara Wahau ini ditinggalkan oleh suaminya selama beberapa bulan. "Saya selalu disuruh menunggu kasus ini, kata kepolisian proses masih berjalan, sampai saat ini kasusnya masih menunggu gelar," katanya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *