Seorang mayat wanita ditemukan di bekas kandang buaya, Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayar, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Mayat wanita tersebut ditemukan di dekat kolam. Menurut penuturan warga, kolam tersebut bekas kandang buaya.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rido Doly menerangkan mayat wanita ditemukan dalam posisi telungkup. Tak hanya itu, mayat wanita itu juga ditemukan dengan kondisi tangan terikat. Mulutnya juga dibekap pakai lakban dan kondisinya setengah tanpa pakaian.

Saat ini pihak Kepolisian, kata AKP Rido Doly, masih menunggu hasil visum tim dokter forensik RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb. "Kita tunggu saja hasilnya ya," kata AKP Rido Doly. AKP Rido Doly menerangkan mayat wanita tersebut sudah bisa diidentifikasi.

Menurut AKP Rido Doly, mayar wanita merupakan FS. Usia 25 tahun dengan KTP dari Pulau Jawa. AKP Rido Doly juga mengatakan FS merupakan pekerja di sebuah cafe.

“Dia pekerja freelance di sebuah cafe. KTP nya di Pulau Jawa,” terang AKP Rido Doly. AKP Rido Doly mengatakan dari keteranngan suaminya, FS sempat pamit pergi bekerja. FS pamit pergi bekerja ke suami sekitar pukul 22.00 Wita, Selasa (20/10/2020).

Sampai kemudian pukul 16.00 Wita, Rabu (21/10/2020) FS ditemukan tak bernyawa. Suaminya sendiri, kata AKP Rido Doly, tak mengetahui lokasi tempat FS bekerja. Sejak malam itu suaminya hilang kabar hingga keesokan harinya FS ditemukan tak bernyawa.

Saat ditemukan, AKP Rido Doly meyakini sebenarnya FS masih berpakaian lengkap. "Dia ada pakaia, tapi mungkin saat dilempar rok lepas," kata AKP Rido Doly. Kini Polisi masih menunggu hasil otopsi.

"Kita masih selidiki, otopsi sedang berjalan, nanti kita kabari lagi ya," kata AKP Rido Doly. Tak hanya itu, AKP Rido Doly juga memeriksa CCTV. Ia mencari jejak FS mulai dari keluar rumah hingga ke cafe.

Mayat wanita ditemukan dalam mobil terbakar di Jalan Bekonang Wonogiri, Desa Toriyo, Bendosari, Sukoharjo pada Selasa (20/10/2020). Mayat wanita tersebut ditemukan di kursi belakang mobil Daihatsu Xenia AD 1526 EA yang terbakar. Kasatreskrim Polres Sukaharjo AKP Muhammad Alfan mengatakan kronologi bermula pukul 22.00 WIB.

Saat itu ada warga yang melintas di lokasi. Ia melihat kepulan asap dari mobil Daihatsu Xenia. Dia melanjutkan, kemudian, bersama sama dengan pemilik rumah, warga itu menyiram api di mobil dengan menggunakan air dari selang.

Lalu, menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan Polres Sukoharjo. "Setelah api padam, ternyata di dalam mobil terdapat seseorang yang berada di bagian dalam belakang mobil," jelasnya. Pemilik rumah yang tak jauh dari lokasi mobil terbakar, Bowo, menceritakan saat ia menemukan mayat wanita di mobil tersebut.

Bowo pun bergegas keluar untuk memastikan benar tidaknya hal tersebut. "Setelah saya cek mobil orang lain, lalu saya dengan pengendara itu mencoba memadamkan api dengan selang," ujarnya. Saat api belum terlalalu padam, Bowo mendapati mobil tersebut dalam kaca yang tertutup rapat dari bergagai sisi.

"Lalu petugas pemadam datang untuk memadamkan api. Pas kaca mobil pecah, saat saya tengok ada orang di kursi mobil bagian belakang," ungkapnya. Mengetahui hal itu, Bowo dan petugas pemadam kebakaran melaporkan penemuan mayat itu kepapada Polres Sukoharjo.

"Tadi malam langsung dibawa kepolisian," tandasnya. AKP Muhammad Alfan mengatakan wanita di dalam mobil itu, ternyata sudah tidak bernyawa. "Lalu, jenazah dibawa ke RSUD Dr Moewardi untuk dilakukan otopsi dan identifikasi," ucapnya.

Dari hasil identifikasi, lanjut Muhammmad Alfan, dari mulai sidik jari, pakaian, dan kalung yang dipakai dapat diidentifikasi jenazah bernama Lia, umur 42 tahun, pekerjaan wiraswasta. Korban asal Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. "Berdomisili di Pasar Kliwon, Solo," jelasnya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *