Seorang wanita yang kesal karena ditinggal menikah oleh mantan kekasihnya, datang ke pernikahannya dan mengklaim dia telah dihamili. Dilansir dari Mirror Jumat (8/5/2020), wanita anonim ini mengungkapkan ke pengantin wanita, bahwa bayi yang dikandungnya adalah anak mantannya. Si wanita menjelaskan bahwa dia dan mantan kekasihnya pacaran selama 3 tahun dan akhirnya putus.

Si pria lalu menjalin hubungan baru dengan wanita lain yang berlanjut ke jenjangpernikahan. Berbicara tentang pernikahan ini, wanita tersebut mengatakan dirinya tidak diundang secara personal, bahkan tidak diberitahu meski masih berkontak. "Aku mengetahui dari neneknya (karena kami akrab) dan dia menyarankanku untuk 'merusaknya' lalu dia akan melindungiku." Diduga sang nenek tidak menyukai si pengantin wanita.

Lalu karena wanita yang kesal ini belum sepenuhnya mengakhiri hubungan dengan mantannya, ia menyetujui usulan sang nenek. Ketika hari pernikahan tiba, sang nenek "menyelundupkan" si wanita sehingga dia bisa menghadiri pernikahan. Ia berujar, "Itu sangat indah. Aku menitikkan air mata tetapi itu semakin menguatkanku."

Setelah acara selesai si wanita hendak menghampiri kedua mempelai, tetapi sang nenek menyuruhnya untuk duduk di sebelah meja keluarga. "Cukup canggung tapi aku melakukannya." Dia menambahkan, "Aku masih akrab dengan keluarganya, dan berdiri ketika kedua mempelai datang. Mereka datang dan menyapa, lalu nenek memberi selamat atas kehamilanku."

"Aku berterima kasih dan mengatakan tidak sabar menjadi orangtua bersama mereka berdua. Ternyata pengantin wanita tidak tahu akuhamil(5 bulan saat itu) hasil hubungan dengan suaminya." "Dia langsung panik dan berlari keluar. Mantanku coba mengejarnya tetapi ayahnya datang."

"Beruntung bagiku, saudara laki laki mantanku datang dan membantuku keluar dari sana secepat mungkin." Setelah semua drama itu, ia mengungkapkan mantannya masih menghubunginya menanyakan kabar terbaru kehamilannya. Hingga akhirnya, si wanita diberitahu oleh sang nenek bahwa pasangan itu cerai.

Si wanita lalu meminta saran di Reddit tentang drama yang dialaminya ini. Dikutip dari Mirror salah seorang pengguna menulis, "Rencana nenek berhasil. Dia sadar pengantin wanita tidak tahu, dan dia tidak ingin menjadi orang yang memberitahu, karena tidak mau disalahkan cucunya nanti."

"Jadi dia menciptakan sebuah situasi di mana pengantin wanita akan mengetahuinya." "Bagian terakhir dari rencananya adalah mencoba membuatmu dan cucunya kembali bersama. Jika itu berhasil, dia jenius yang jahat." Pengguna lain berpendapat, "Jangan datang ke pernikahan yang tidak diundang.

Nenek pengantin pria, jangan mengundang orang ke pernikahan yang bukan hakmu." "Pengantin pria, mungkin bisa beri tahu tunanganmu kalau si wanita dihamili orang lain". Curhatan dokter di Lampung, jadi garda terdepan yang rawat pasien corona, takut jadi carrier padahal istri tengah hamil.

Seorang dokter bernama Achmad Gozali mencurahkan kecemasannya sebagai salah satu tenaga medis yang harus berhadapan langsung dengan pasien positif corona. Ketakutannya semakin hari makin besar jika dirinya menjadi pembawa virus yang akan menulari orang orang kesayangannya. Dokter Achmad Gozali memilih cuci tangan puluhan kali dalam jangka satu jam agar tidak tertular Covid 19.

Hal tersebut ia ceritakan di akun Instagram @aigozali06 pada Jumat (20/3/2020). Di unggahan di Instagram terlihat dokter Gozali mengenakan alat perlindungan diri (APD). Dokter Gozali adalah satu salah satu dokter yang merawat pasien Covid 19 diLampung.

Ia adalah dokter spesialis paru paru dan pernafasan yang membuka praktik di Klinik Khusus Paru paru dan Pernafasan Medina di Bandar Lampung. Saat dihubungi Kompas.com melalui pesan Instagram, Gozali bercerita jika istrinya sedang hamil dan mereka sedang menantikan kelahirannya anaknya. Ia merasa khawatir jika menjadi carrier (pembawa) virus dan menularkan ke istri dan pasien yang ia temui saat praktik.

“Bagaimana jika saya tidak ketularan, tapi saya jadi karier (pembawa) padahal istri sedang hamil di rumah dan kami sedang menantikan anak kami lahir di tengah pandemi ini," kata Gozali. Ia mengakui setiap pagi merasa ketakutan pasien apa yang akan ia temui saat praktik dan bagaimana jika ia tertular atau menjadi carrier sedangkan kondisi istrinya sedang hamil. “Betul ga usah panik tapi bohong aja kalau ga ada rasa takut terutama di kami para staf medis. Gw sebagai salah satu garda terdepan yang ngehadepin Covid 19 (dengan udah ada kasus positif di Lampung),” tulis Gozali dalam unggahannya.

Ia juga menulis, "Sampai kapan ini semua berakhir, dan masih banyak lagi.” Gozali bercerita saatvirus coronabelum terdeteksi di Indonesia, ia sempat video staf medis di Wuhan dan cukup tahu bagaimana perasaan takut mereka. Dan saat ini dia merasakan sendiri ketakutan tersebut.

"Sama seperti waktu gw liat video2 staf medis di Wuhan overwhelmed sama keadaan ini, gw pikir gw udah cukup tau perasaan takut mereka. Sampai gw ngerasain sendiri.” “Kalau kalian pikir kalian tau apa yang kami rasakan, percayalah kalian ga akan tau," tulis dokter Gozali. Ia mengaku menulis di Instagram bukan untuk menakut nakuti warga. Namun ia meminta agar warga lebih peduli.

Gazali juga berharap masyarakat tidak keluar rumah kecuali hal penting dan jangan pernah sentuh muka sebelum cuci tangan.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *