Sebuah awal yang menjanjikan bagi penikmat musik yang mengidolakan dua raja ‘pensi’ dari era tahun 2000 an: The Brandals dan Goodnight Electric. Mereka mengambil posisi saling berhadapan layaknya akan saling beradu. Kesan tegang dan dingin kental terasa selama beberapa saat hingga akhirnya manuver pertama dilancarkan; Tony Dwi Setiaji membetot gitarnya dengan mantap membuka tayangan virtual Soundstream episode kedua pada Sabtu (15/08) malam. “Setelah menampilkan empat nama yang tergolong baru di penayangan perdana, saya puas dapat menghadirkan The Brandals dan Goodnight Electric yang lahir dari generasi berbeda untuk ambil bagian dalam rangkaian pertunjukan virtual Soundstream. Semoga dapat memuaskan lebih banyak lagi pecinta musik Indonesia yang menyaksikan malam tadi,” ungkap Creative Director, Kukuh Rizal Arfianto yang menggarap konsep Soundstream.

Hits Lingkar Labirin menjadi sajian pembuka dari The Brandals. Hentakan musik indie rock yang lantang dan lirik yang apik terasa segar saat bersanding dengan pendar lampu kuning yang berkelip mengiringi aksi enerjik dari Eka Annash, vokalis sekaligus penulis lirik lagu dalam kelompok musik ini. Bagi yang belum akrab dengan The Brandals sebelumnya, bisa jadi tak menyangka bahwa lagu ini telah rilis tujuh belas tahun yang lalu. Namun, bagi penggemar loyal mereka, lagu ini tentu dapat membangkitkan memori akan geliat musik arus pinggir pasca reformasi.

Selesai lagu pertama, Eka tampak menyempatkan diri untuk minum dari sebuah botol berwarna merah, seakan menyadarkan kita akan usianya yang sudah tak lagi muda. “Bener, ini wedang ronde,” katanya singkat seraya berkelakar dengan anggota band lainnya sebelum Firman Zaenudin mengambil aba aba untuk memulai lagu kedua. Lepas lagu kedua dari The Brandals, bunyi synthesizer serta petikan gitar langsung terdengar menandakan giliran Goodnight Electric yang unjuk gigi. Lagu Dopamin dari album Misteria yang belum lama diluncurkan menjadi pembuka penampilan kelompok musik synthpop yang baru saja menambah tiga orang personil sekaligus itu.

Pendar cahaya aneka warna yang melatari Goodnight Electric pada episode kedua Soundstream ini terasa kontras bila dibandingkan dengan The Brandals. Musik elektronik yang mengalun konstan serta tarikan vokal minimalis dari Henry Foundation rasanya mampu menghipnotis siapa saja yang menyaksikan, walau hanya lewat layar kaca. Pada tayangan kedua dari tiga episode Soundstream yang telah direncanakan, sosok Jimi Multhazam hadir untuk berkolaborasi. “Biduan ibukota seangkatan kita, tapi kita muda an sedikit ya. Kita mau mengundang vokalis dari The Upstairs: Jimi Multhazam,” kata Eka Annash saat mengajak Jimi untuk bergabung dengannya. Mereka pun sempat bersenda gurau sebelum memulai lagu.

Komunikasi antara Jimi dengan The Brandals itu terasa sangat natural hingga akhirnya mereka melantunkan lagu 24 Lewat dengan sangat apik. Kualitas Jimi Multhazam sebagai kolaborator nampaknya agak diuji saat ia harus tampil bersama Goodnight Electric. Penampilan meledak ledak yang ia sajikan bersama The Brandals terasa kurang tepat untuk ditampilkan pada lagu Rocket Ship Goes By dari Goodnight Electric. Namun, perpaduan Soundstream Episode 2: The Brandals & Goodnight Electric

1. The Brandals – Lingkar Labirin 2. The Brandals – 100 Km/Jam 3. Goodnight Electric – Dopamin 4. Goodnight Electric – Erotika 5. The Brandals – 100% Lepas Kontrol 6. The Brandals feat. Jimi Multhazam – 24 Lewat 7. Goodnight Electric – VCR 8. Goodnight Electric – Bedroom Avenue 9. The Brandals feat. Awan (.Feast) – Retorika 10. Goodnight Electric feat. Jimi Multhazam – Rocket Ship Goes By

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *