Pria Ini Kaget Temukan Tetangganya Tewas Gantung Diri Tanpa Busana Keluar Rumah saat Hujan

Seorang pria bernama Sarmadi (35) ditemukan tewas tergeletak di bawah pohon rambutan. Ia diduga tewas gantung diri, sebab ditemukan seutas tali nilon yang masih terikat di pobon rambutan. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Kamis (3/12/2020).

Tubuh korban ditemukan pertama kali oleh Hademan, warga setempat tepat berada di samping rumah milik Hamri yang berlokasi di RT 01 RW 05 Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai. "Pagi tadi hujan deras, saya keluar rumah tiba tiba melihat ke samping rumah mendapati ada orang tergeletak tidak pakai baju, saat dilihat seperti Sumardi dan sudah meninggal," ungkap Hademan kepada wartawan. Setelah itu Hademan memanggil dan memberitahu warga lainnya lalu menghubungi petugas kepolisian.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kapolsek Cambai IPTU Barata Nata membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurut Kapolsek, berdasarkan keterangan dari saksi mata, korban ditemukan sudah dalam kondisi tergeletak di tanah akibat tali nilon yang digunakan untuk melakukan aksi bunuh diri putus karena menahan berat tubuh korban. "Jenazah korban telah kita bawa ke kamar mayat RSUD Prabumulih untuk dilakukan visum et repertum dan menurut keterangan saksi, korban meninggal karena bunuh diri," ujarnya.

Ditanya terkait motif korban gantung diri, Kapolsek menuturkan masih dilakukan penyelidikan oleh pihaknya. "Motifnya masih kita dalami, untuk sementara dugaan korban meninggal dunia akibat gantung diri," katanya. Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *