Anggota Subdit V Siber Ditreskrimun Polda Jawa Timur (Jatim) menangkap tiga sindikat pembobol kartu kredit atau carding. Yakni satu pembobol kartu kredit dan dua pengusaha agen wisata yang memanfaatkan hasil pembobolan kartu kredit tersebut. Tiga tersangka adalah MR, aktor pembobol kartu kredit yang membeli fasilitas travel seperti penerbangan dan hotel.

Sementara dua pengusaha agen wisata tersebut berinisial SG dan FD. Mengutip dari , modus yang digunakan oleh ketiga tersangka cenderung nekat. Pasalnya, mereka menyediakan sebuah promo penjualan tiket dan memasarkan barang dan jasa melalui media sosial Instagram.

Melalui akun itu, ketiganya menawarkan sejumlah promo tiket perjalanan menggunakan pesawat dan penginapan hotel. Namun, ketiga tersangka itu ternyata membeli sejumlah tiket yang dijual tersebut dengan cara ilegal. Yakni dengan memanfaatkan nomor kartu kredit milik orang lain.

Sindikat ini telah beroperasi selama kurun waktu setahun, sejak Februari 2019. Menurut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, selama menjalankan bisnis tersebut, para pelaku melibatkan enam nama publik figur dari kalangan artis. Di antaranya berinisial TM, BW, AW, JI, GA, dan RS.

Mereka diduga terlibat sebagai artis endorsement. Dalam waktu dekat, keenam artis tersebut akan diperiksa penyidik di Mapolda Jatim sebagai saksi. "Penyidik ingin mendalami dan menyelidiki ke mana saja aliran uang hasil pembobolan kartu kredit tersebut," ujar Trunoyudo sebagaimana dikutip dari .

Artis Gisella Anastasia atau yang akrab disapa Gisel siap memenuhi panggilan Ditreskrimus Polda Jatim untuk menjadi saksi kasus pembobolan kartu kredit. Tak hanya Gisel, artis Tyas Mirasih juga ikut dipanggil sebagai saksi. "Saya kayaknya datang Jumat depan, disesuaikan dengan jadwal juga bareng sama Tyas.

"Saya dipanggil sebagai saksi untuk kasus kartu kredit bobo," ujar Gisel sebagaimana dikutip dari . Gisel mengakui, dirinya terlibat dalam mempromosikan biro perjalanan tersebut. Namun, ia membantah telah menerima sejumlah uang dari endorsement itu.

"Ya endorse tetapi enggak berbayar, ada berita yang bilang saya terima sejumlah uang, tapi ini enggak," jelas Gisel. Lebih lanjut, Gisel menjelaskan soal keterlibatannya dalam biro perjalanan itu. "Watu itu dibarterin tiket, karena jumlahnya lumayan."

"Waktu itu lupa saya pergi ke mana, ya kan kalau secara normal enggak kepikiran kalau itu aneh aneh." "Kita pikir ini orang mau usaha travel kecil kecilan bukan nipu," kata Gisel. Mantan istri Gading Martin tersebut menyebutmsempat beberapa kali membeli tiket pesawat kepada tersangka lantaran mendapat diskon.

Gisel menyadari, ia kurang berhati hati saat memilih produk endorsement yang datang menawarinya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *