Beberapa waktu yang lalu, dikabarkan seorang penumpang kapal pesiar Royal Caribbean dinyatakan positif Covid 19. Akibatnya, pelayaran dipersingkat dan kapal kembali ke pelabuhan satu hari lebih awal dari jadwal yang seharusnya. "Dalam 24 jam terakhir, seorang tamu di Quantum of the Seas dinyatakan positif virus corona setelah tes dengan tim medis kami," kata Lyan Sierra Caro, juru bicara Royal Caribbean, kepada USA Today.

Penumpang itu dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pengujian dan perawatan lebih lanjut. Tes Covid 19 kedua kemudian dilakukan setelah kapal pesiar berlabuh di Singapura. Di sana, tes tambahan menunjukkan bahwa tes pertama bisa jadi salah.

"Sampel aslinya telah diuji ulang di National Public Health Laboratory (NPHL), dan hasilnya negatif untuk infeksi Covid 19," kata Perdana Menteri Singapura dalam sebuah pernyataan. "Sampel kedua yang diuji oleh NPHL juga menunjukkan hasil negatif. NPHL akan melakukan tes lagi untuk memastikan status Covid 19 nya," lanjut dia. Sementara itu, semua penumpang dan kru kapal melakukan tes Covid 19.

Penumpang dan kru yang sempat kontak dengan penumpang itu melakukan tes PCR, sedangkan yang tidak kontak, diberi tes antigen cepat. Hasilnya, semua penumpang dan kru kapal dinyatakan negatif Covid 19. "Kapal kembali ke pelabuhan hari ini sesuai dengan protokol pemerintah," kata Sierra Caro.

Sementara itu, semua penumpang yang meninggalkan kapal lebih awal akan diberi kompensasi atas hari yang terlewat di laut. Akibat insiden ini, Royal Caribbean telah membatalkan pelayaran empat malam berikutnya di kapal tersebut, yang telah dijadwalkan untuk berangkat Kamis. "Kesehatan dan keselamatan para tamu dan kru kami adalah yang terpenting bagi kami," tutup Sierra Caro.

Prodigium merupakan kapal pesiar berbentuk hiu raksasa dengan tinggi 153 meter. Dirancang oleh perusahaan asal Italia, Lazzarini Design Studio, kapal pesiar itu memiliki enam dek, tiga kolam renang, tiga hanggar helikoper, dan permainan air. Selain itu, Prodigium juga memiliki port pribadi untuk menampung kapal seukuran 30 meter.

Lazzarini Design Studio memang sudah lama dikenal dengan pendekatannya yang terinspirasi dari alam. Bagian atas kapal pesiar yang tertutup dirancang untuk meniru gigi dan hidung hiu. Sementara di sisi kapal, ada bagian layaknya sirip hiu yang dapat dilebarkan untuk dijadikan teras tambahan.

Perancang kapal pesiar mengatakan kepada CNN bahwa mereka melihat proyek terbaru mereka sebagai salah satu yang mewakili hiu sebagai 'raja lautan'. Harga untuk membuat kapal pesiar mewah ini diperkirakan senilai 550 juta dolar atau sekitar Rp 7,7 triliun.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *