Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,3 mengguncang barat daya Tuapejat, Sumatra Barat, Selasa (17/11/2020) pagi. Untuk diketahui, Tuapejat merupakan sebuah kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatra Barat. Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di akun Twitter @infoBMKG, gempa terjadi pada pukul 08.44 WIB.

Pusat gempa berada di 109 km barat daya Tuapejat, Sumatra Barat dengan kedalaman 10 km. BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami. #Gempa Mag:6.3, 17 Nov 20 08:44:07 WIB, Lok:2.87 LS,99.07 BT (109 km BaratDaya TUAPEJAT SUMBAR), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG, " demikian cuit akun BMKG.

Adapun getaran gempa diukur dalam skala MMI. Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari. Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang. Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi. Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang orang berlarian, gerabah pecah, barang barang terpelanting, tiang tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti. Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan. Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan. Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh. Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi pipa dalam rumah putus.

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap tiap sungai dan di tanah tanah yang curam. Bangunan bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung. Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda benda terlempar ke udara.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *