Terdapat kisah menarik di balik duel terakhir yang dilakukan oleh Mike Tyson pada tahun 2005. Siapa sangka, kemenangan Kevin McBride atas Mike Tyson saat itu diwarnai adanya kebohongan. Pertarungan terakhir Mike Tyson sebelum dia pensiun berakhis tragis.

Disaksikan sang idola Muhammad Ali, Mike Tyson justru mengalami kekalahan menyakitkan dari petinju asal Irlandia, Kevin McBride. Pertarungan antara Mike Tyson vs Kevin McBride jadi fenomena di tahun tersebut. Sebanyak 20 ribu orang memadati MCI Arena.

Menghadapi petinju Irlandia, Kevin McBride, Tyson dinyatakan kalah Technikal Knock Out (TKO) pada ronde keenam. Karena itu, mantan juara dunia kelas berat versi WBA, WBC dan IBF menutup kariernya dengan buruk. Namun dibalik kisah tragis Mike Tyson dan kemenangan Kevin McBride terdapat kebohongan yang dilakukan oleh Packie Collins.

Collins tidak lain merupakan pelatih dari petinju asal Irlandia Utara saat itu. Beberapa waktu sebelum melakukan duel di atas ring, Collins melihat bahwa anak asuhnya itu tidak nampak yakin, bahkan terkesan grogi ketika akan menghadapi Si Leher Beton. Semua itu berubah ketika Collins berbohong kepada Kevin McBride tidak lama setelah mengunjungi ruang ganti Mike Tyson di MCI Arena.

Collins datang ke ruang ganti Mike Tyson untuk melihat proses pemakaian selotip tangan dan sarung tinju. Ketika berkunjung ke ruang gani Tyson, disitu Coliins mendapati Muhammad Ali memberikan dukungan kepada Si Leher Beton. Diakui oleh Tyson, kedatangan sang petinju legendaris itu membuat waktunya lebih lama untuk tetap tinggal di ruangan tersebut.

"Saya seharusnya kembali ke ruang ganti Kevin McBride setelah 30 menit." "Namun, karena kedatangan Muhammad Ali, saya mungkin menghabiskan waktu di ruang ganti Mike Tyson selama satu jam," tutur Colllins, seperti yang dikutip dari laman Saat ia kembali, Collins pun melihat bagaimana Kevin McBride dalam kondisi gugup jelang pertandingan.

Di situlah ia memilih untuk berbohong demi kebaikan sang petinju. Collins mengatakan bahwa Mike Tyson dalam kondisi yang gugup jelang duel menghadapi McBride. Ia pun memberikan semangat kepada petinju Irlandia Utara dan meyakinkannya untuk bisa meraih kemenangan.

"Dari sorot matanya, saya bisa melihat Kevin sangat gugup. Saya kemudian berkata kepadanya: 'Kevin, kamu akan mengalahkan Mike Tyson'," kata Collins. Pada awalnya, McBride tidak percaya atas apa yan diungkapkan oleh pelatihnya itu. "Bagaimana kamu bisa tahu?" tanya Kevin McBridee.

Seketika Collins memilih untuk berbohong, mengatakan untuk membungkus tangan Mike Tyson membutuhkan waktu satu jam akibat rasa gugup yang dimiliki Si Leher Beton. "Saya sudah berada di ruang ganti Mike Tyson selama satu jam. Mike Tyson duduk dan tangannya gemetar. Mike Tyson sangat gugup." "Mereka butuh waktu lama untuk membungkus tangan Mike Tyson yang gemetar. Kamu akan mengalahkannya."

Menurut Collins, kebohongan itu membuat mental bertanding Kevin McBride meningkat dan langsung percaya diri. "Kevin langsung berdiri kegirangan mendengar ucapan saya. Dia percaya punya kesempatan mengalahkan Mike Tyson. Dia juga percaya Mike Tyson gugup," ujar Collins. Efeknya sangatlah terasa saat itu, Kevin McBridee berhasil mengalahkan petinju legendaris di ronde keenam.

Mike Ttyson saat itu memilih untuk tidak melanjutkan pertandingan dnegan alasan sudah kehilangan banyak kekuatan.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *